Gas Elpiji Tabung 3Kg

Peluang Usaha Pangkalan Gas Elpiji Tabung 3Kg

Ide bisnis usaha rumahan yang sangat menjanjikan adalah membuka usaha pangkalan gas elpiji 3 kg atau gas melon. Usaha ini wajib kita coba karena seperti yang kita tahu hampir setiap hari masyarakat Indonesia membutuhkannya untuk melakukan kegiatan memasak dan memerlukan gas untuk bahan bakarnya.

Mengapa tidak memilih opsi gas besar dengan berat 12kg? karena untuk membuka persedian gas yang lebih besar tentunya kita memerlukan modal yang sama besarnya. Di tambah lagi sebagian besar orang lebih suka membeli tabung gas berukuran 3kg dibangingkan kapasitas 12kg.

Membuka pangkalan gas elpiji

Pemerintah sudah memindahkan minyak tanah ke gas elpiji untuk bahan bakar memasak, dan ini bisa menjadi usaha yang menjanjikan jika dijalankan dengan benar.

Cobalah menambahkan fitur dalam usaha ini, misalnya menambahkan pengantaran gas elpiji ke rumah-rumah dengan pemesanan lewat telepon, karena kebanyakan orang sekarang ingin sesuatu yang lebih praktis, dan itu bisa menaikkan target pemasaran kita.

Di tambah lagi masih banyak pangkalan yang sudah kehabisan stock gas mereka namun masih banyak yang mencari gas untuk di gunakan sebagai kebutuhan rumah tangga. Ada seorang yang membuka pangkalan gas elpiji ini mengatakan kalau mereka menyetok gas hanya 15 tabung namun kebutuhan konsumen masih ada yang belum terpenuhi, jadi mereka merasa kewalahan karena stock yang terbatas.

Hal tersebut membuktikan seberapa banyaknya orang yang membuka usaha ini tetap saja kita masih bisa menjual gas elpiji 3kg dengan mudah.

Syarat dan ijin membuka pangkalan gas elpiji

Untuk bisa membuka usaha pangkalan gas elpiji ini, menurut perda di Indonesia kita perlu memiliki badan usaha yang sudah diakui secara hukum, dimana badan usaha tersebut memiliki kewenangan untuk kegiatan penyaluran serta menyimpan produk gas elpiji eceran, dan memiliki kapasitan kurang dari 1 ton per hari.

Syarat-syarat membuka agen elpiji

Kita akan diminta persyaratan untuk menjadi agen elpiji, berikut syaratnya:

  • Memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), dan Surat Izin Gangguan atau disebut HO (Hinderordonnantie) yang biasanya dapat diperoleh dari dinas perizinan di setiap kabupaten / kota tempat domisili.
  • Memiliki surat keterangan sudah menjalin kerja sama dengan agen lainnya yang berada di daerah yang sama.
  • Memiliki surat ijin dari kelurahan setempat sebagai rekomendasi penyedia gas elpiji untuk disalurkan kepada masyarakat.
  • Menyetujui dengan dokumen pribadi yang sah serta diwajibkan untuk patuh terhadap semua kebijakan Pertamina atau distributor pusat.

Dokumen yang diperlukan

  • Untuk sebuah perusahaan yang dulunya bukan penyetok minyak tanah subsidi, diwajibkan untuk memberikan Akta Pendirian Usaha
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) pimpinan atau direktur perusahaan, yang mana KTP tersebut sesuai dengan dokumen pertama.
  • Menyiapkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk perusahaan
  • Memiliki perencanaan area pemasaran
  • Surat keterangan yang isinya pernyataan kalau kita sanggup membeli 1000 unit LPG khusus untuk perusahaan yang dulunya menyediakan minyah tanah Pertamina.
  • Surat yang menyatakan kalau kita bersedia patuh dengan peraturan pemerintah setempat.